Surat-Surat Al-Qur’an Yang Melarang Judi Slot Online

Judi Slot Online 21NAGA Judi Slot Online sudah tentu dilarang dalam Islam. Berikut ini akan kami paparkan dalil Qur’an apa saja yang melarang perjudian ini. Dalam Islam, tentu segala bentuk perjudian, termasuk judi online sudah pasti diharamkan hukumnya. Namun tahukah Anda surat-surat apa saja yang menyebutkan tentang larangan tersebut? Di dalam Al-Qur’an, disebutkan tentang “maysir” dan berasal dari kata “yusr” yang memiliki arti kemudahan, mengacu pada uang atau barang yang diperoleh atau hilang dengan mudah dalam perjudian.

 

Dan dari segi hukum mu’amalah, sudah jelas bahwa maysir adalah sesuatu yang diharamkan bagi umat islam. Sedangkan menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, berjudi memiliki arti mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan dengan tujuan mendapatkan uang atau harta yang lebih besar daripada jumlah semula.

Dari pengertian-pengertian di atas, tentu Anda sudah mendapat gambaran besar, hal-hal seperti apa saja yang bisa disebut dengan berjudi. Nah, selanjutnya kami akan menunjukkan beberapa surat Al-Qur’an yang menjelaskan mengenai larangan berjudi, termasuk Judi Slot Online:

 

  1. QS. Al Maidah: 90

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

 

  1. QS. Al Maidah: 91

“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (lantaran meminum khamar dan berjudi itu).

 

  1. QS. Al Maidah: 2

“Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”

 

  1. QS. Al Hujurat: 9

“Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang, maka hendaklah kamu damaikan antara keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.”

 

Penjelasan

Ayat-ayat di atas sesungguhnya saling berkesinambungan satu sama lain, utamanya adalah menyiratkan tentang larangan Judi Slot Online, atau apapun bentuknya. Hal-hal yang telah tertulis di Al-Qur’an pun pada akhirnya tetap berlaku menyesuaikan zaman. Sebab pada dasarnya, judi akan tetap diharamkan, baik dilakukan secara langsung maupun virtual di era modern ini.

Bukan tidak mungkin, perkembangan teknologi akan terus ada dan bentuk-bentuk perjudian pun akan semakin beragam. Namun, dasar dari perjudian akan tetap sama dan merupakan perbuatan syaitan, seperti yang disebutkan dalam QS. Al-Maidah ayat 90 di atas. Selanjutnya dalam QS. Al-Maidah ayat 91 juga dijelaskan, bahwa apapun yang termasuk ke dalam perbuatan syaitan, akan mengundang permusuhan.

 

Hal tersebut masuk akal karena dalam judi online, seseorang akan saling memboikot, mencurigai, menjegal, bahkan bisa saling melakukan tindak kekerasan demi mendapatkan keuntungannya sendiri. Jelas permusuhan seperti ini hanya akan menimbulkan kerusakan dan perpecahan umat manusia, dan tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah yang penuh cinta kasih.

Dalam QS. Al-Maidah ayat 2 juga disinggung agar kita menjauhi tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran. Pertemanan dalam lingkup judi online juga diharamkan dalam hal ini, apalagi jika sampai saling bekerja sama untuk menjatuhkan. Pun uang yang didapatkan dari perjudian adalah harta yang haram dan tidak membawa berkah sedikit pun.

 

Dalam QS. Al-Hujurat ayat 9, disebutkan bahwa Allah SWT. mencintai orang-orang yang berlaku adil. Dalam perjudian, apapun bentuknya, tentu saja jauh sekali dari tindakan adil. Seorang bandar bisa saja melakukan manipulasi dan penipuan agar para pemain tidak mendapatkan kemenangan. Terutama dalam perjudian online, pemrograman permainan judi dapat dengan mudah sekali diatur, tanpa sepengetahuan pemain.

 

Kesimpulan

Kesimpulannya, Islam melarang segala jenis perjudian. Dan larangan itu ada karena manusia tidak merugi. Dalam perjudian, kerugian yang ditimbulkan akan selalu jauh lebih besar dibandingkan keuntungannya. Untuk itu, jauhilah hal-hal yang berbau perjudian, dan mari hidup tenang dengan kerjsa keras serta mendapatkan ridho dari-Nya.

Demikian adalah penjelasan kami mengenai dalil-dalil dalam Al-Qur’an yang menjelaskan mengenai larangan berjudi, apapun jenisnya, termasuk judi online. Semoga informasi di atas bisa menjadi pengetahuan yang berharga bagi Anda. Sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya yang tak kalah bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *